Fungsi Remote Desktop Conection pada Windows 2003 Server

Fungsi Remote Desktop Conection pada Windows 2003 Server

 Remote Desktop merupakan salah satu fitur yang terdapat dalam sistem operasi Microsoft Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, dan juga Windows Server 2008, yang mengizinkan user untuk terkoneksi ke sebuah Komputer jarak jauh. Remote Desktop biasa digunakan untuk melakukan konfigurasi atau sekedar mengakses komputer tersebut seperti seolah-olah kita berada dekat komputer tersebut.
Remote Desktop menggunakan protokol Remote Desktop Protocol (RDP), dan secara default berjalan di TCP port 3389. Tampilan pada Remote Desktop menggunakan GUI atau persis sama dengan tampilan Windowsnya.

Bagaimanakah Cara Mengaktifkan Remote Desktop pada Windows XP / 2003 ? Secara default, windows telah memiliki fitur Remote Desktop Connection.

Untuk mengaktifkannya, caranya mudah. Klik kanan pada Icon My Computer, lalu pilih Properties.

Kemudian pilih tab Remote, dan cari bagian Remote Desktop. Aktifkan tanda centang pada box Allow users to connect remotely to this computer. Lalu klik tombol OK.
sumber:muhammadibnu18
Read More
10 Fungsi/fitur server Windows 2003 Server

10 Fungsi/fitur server Windows 2003 Server

1.     Windows Server Domain atau sering disebut sebagai Windows NT Domain adalah sebuah kelompok logis yang terdiri atas komputer-komputer yang menjalankan sistem operasi Windows yang menggunakan basis data akun pengguna terpusat di satu titik pusat. Basis data terpusat ini (pada Windows 2000 dan versi Windows Server yang lebih baru disebut sebagai Active Directory) mengandung akun-akun pengguna dan informasi keamanan untuk setiap sumber daya yang terdapat di dalam domain tersebut

2.     Public Key Infrastructure (PKI) adalah sebuah cara untuk otentikasi, pengamanan data dan perangkat anti sangkal. Secara teknis, PKI adalah implementasi dari berbagai teknik kriptografi yang bertujuan untuk mengamankan data, memastikan keaslian data maupun pengirimnya dan mencegah penyangkalan.

3.     Domain Name System; DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet

4.     Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

5.     Windows Internet Name Services yaitu sebuah layanan dalam sistem operasi Windows NT, Windows 2000 atau Windows Server 2003 yang secara dinamis melakukan registrasi terhadap nama NetBIOS yang dimiliki oleh komputer-komputer yang berada di dalam jaringan. WINS juga memungkinkan untuk melakukan sentralisasi terhadap proses resolusi nama NetBIOS ke dalam alamat IP. Dalam Windows NT, manajemen WINS lebih mudah dilakukan daripada DNS, karena bersifat dinamis.

6.     Terminal Services merupakan sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau data yang disimpan dalam komputer jarak jauh melalui sebuah koneksi jaringan. Dengan meluncurkan sistem operasi Microsoft Windows NT 4.0 Server, Terminal Server Edition, Microsoft mulai masuk ke dalam pasar enterprise, yang masih mengandalkan mainframe tua, sehingga mereka dapat melakukan upgrade ke sistem operasi baru.
7.       Address Windowing Extension (AWE), yang mengizinkan sistem operasi agar mereservasikan hanya 1 GB dari memori fisik untuk digunakan oleh Windows, sehingga mengizinkan aplikasi menggunakan sisa 3 GB memori yang ada (dalam sistem x86, yang hanya mendukung 4 GB memori).

8.       Hot-Memory, yang mengizinkan penambahan memori ketika sistem sedang berjalan (meski hanya sistem-sistem tertentu yang mendukungnya)

9.       Non-uniform memory access (NUMA), yang mengizinkan Windows untuk mengakses bus-bus memori berbeda sebagai sebuah unit memori yang sama, sehingga mengizinkan delapan buah prosesor x86 yang hanya mendukung 4 GB mendukung hingga 32 GB memori (4 GB untuk tiap prosesornya).

10.   Teknologi Clustering, yang mengizinkan banyak server (hingga empat buah node) terlihat sebagai sebuah server oleh klien untuk kinerja atau keandalan.

11.   Terminal Server Session Directory, yang mengizinkan klien untuk melakukan koneksi ulang ke sebuah sistem terminal services yang didukung oleh server yang menjalankan terminal services. Sebagai contoh, dalam sebuah lingkungan dengan delapan server yang menjalankan terminal services, jika salah satu server mengalami kegagalan, klien akan secara otomatis membuat koneksi kembali ke sisa server (7) yang lainnya (yang masih berjalan dan memiliki slot klien).

12.   Semua perangkat keras yang dimasukkan ke dalam server harus memenuhi standar Microsoft dan lolos dari beberapa kali pengujian kecocokan (kompatibilitas), keandalan (reliabilitas). Hal ini diberlakukan terhadap semua perangkat keras, mulai dari prosesor, kartu jaringan, hard disk drive, dan komponen vital lainnya.

13.   Semua driver perangkat keras harus disertifikasi oleh Microsoft. Tentu saja, driver-driver tersebut harus lolos pengujian, yang mungkin dapat menghabiskan waktu lebih dari satu bulan

14.   Pengguna tidak dapat mengubah hardware server sesuka hatinya tanpa adanya pihak yang berwenang (customer support vendor server atau dari pihak Microsoft). Semua perubahan harus lolos pengujian yang disebutkan di atas.

sumber:ezakomin
Read More
Antivirus Admin Server apa yang terbaik untuk Windows 2003 Server

Antivirus Admin Server apa yang terbaik untuk Windows 2003 Server


Untuk gan IT administrator, apabila Anda membutuhkan antivirus untuk di pasang pada Windows Server 2008 semua edisi, ada solusi teramat baik yang bisa Anda gunakan.
Microsoft Security Essentials (MSE) adalah produk antivirus keluaran dari Microsoft yang dapat di aplikasikan pada Windows Server 2003 semua edisi. Antivirus ini diberikan oleh Microsoft secara Gratis, berikut dukungan kompatibiliti yang penuh terhadap Operating System Windows (XP, Vista, 7, Server 2003 dan Server 2008 all editions) dan jaminan kualitas pendektesian virus yang sangat baik.

Dengan menggunakan Microsoft Security Essentials (MSE), Anda dapat menghemat ratusan ribu bahkan jutaan Rupiah untuk membeli Antivirus untuk di pasang pada Server Windows Anda.
Download Microsoft Security Essentials (MSE).

sumber:muhammadibnu18

Read More
System kerja Thin Client

System kerja Thin Client


 Konsep dasar cara kerja Thin Client Server Computing (TCSC) adalah melakukan komputasi sesuai dengan input dari sisi Thin Client dan mengirimkanhasil output berupa gambar atau display yang akan ditampilkan dimonitor client.Dengan demikian, pada sisi client tidak diperlukan kemampuan komputasi yang besar mengingat aplikasi yang diperlukan semua sudah dijalankan oleh server.

Dari thin client ke server: input keyboard dan mouse.
Dari server ke thin client: berupa gambar atau tampilan melalui monitor.
Untuk memungkinkan server melakukan proses sesuai input dari sisi client dan mengirimkan hasilnya kembali, diperlukan software Terminal Server/Aplication Server, atau sistem operasi yang sudah memiliki fasilitas tersebut.

sumber:m-adi-kusumo

Read More
Yang dimaksud dengan Windows 2003 Server Data Center

Yang dimaksud dengan Windows 2003 Server Data Center


Windows Server 2003 Datacenter Edition adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang berbeda dari dua versi lainnya yang telah disebutkan. Edisi ini tidak dapat diperoleh secara ritel, dan harus didapatkan sebagai bagian dari kombinasi antara perangkat keras server dari sebuah vendor, semacam Hewlett-Packard atau Dell. Alasan mengapa hal ini diberlakukan adalah untuk menjaga agar sistem dapat berjalan dengan sempurna (dengan hardware yang telah ditentukan oleh manufaktur serta driver yang telah disertifikasi dapat menjadikan sistem jauh lebih stabil). Umumnya, sebelum dijual kepada konsumen, manufaktur akan melakukan pengujian terlebih dahulu terhadap server yang bersangkutan. Tujuannya agar uptime sistem yang bersangkutan bertahan 99,999%, sehingga dalam satu tahun hanya 9 jam saja mengalami downtime.

Program-program yang disertakan dalam Windows Server 2003 Datacenter Edition berfokus pada keandalan sistem operasi. Microsoft membuat beberapa persyaratan bagi OEM yang hendak menggunakan edisi dari Windows Server 2003 ini, yakni sebagai berikut:

  - Semua perangkat keras yang dimasukkan ke dalam server harus memenuhi standar Microsoft dan lolos dari beberapa kali pengujian kecocokan (kompatibilitas), keandalan (reliabilitas). Hal ini diberlakukan terhadap semua perangkat keras, mulai dari prosesor, kartu jaringan, hard disk drive, dan komponen vital lainnya.
  - Semua driver perangkat keras harus disertifikasi oleh Microsoft. Tentu saja, driver-driver tersebut harus lolos pengujian, yang mungkin dapat menghabiskan waktu lebih dari satu bulan.
  - Pengguna tidak dapat mengubah hardware server sesuka hatinya tanpa adanya pihak yang berwenang (customer support vendor server atau dari pihak Microsoft). Semua perubahan harus lolos pengujian yang disebutkan di atas.

Edisi ini mendukung hingga 32 buah prosesor (32-way SMP) dan memori hingga 64 GB pada sistem x86 serta mendukung mesin yang dikonfigurasikan secara 128-way dengan partisi yang bersifat individual. Dalam sistem IA-64, edisi ini mendukung hingga 64 buah prosesor dan memori hingga 512 Gigabyte. Selain itu, edisi ini mendukung clustering hingga delapan buah node serta pembagian beban jaringan sebagai fitur standar, serta memiliki Windows System Resource Manager yang mampu melakukan konsolidasi dan manajemen sistem.

sumber:muhammadibnu18

Read More
Cara kerja Remote Desktop pada Windows 2003 Server

Cara kerja Remote Desktop pada Windows 2003 Server


-  Komputer yang akan di remote = Komputer A ,dengan alamat IP local 10.100.164.171K
-  Komputer yang akan melakukan remote = B ,dengan alamat IP local 10.100.164.145
-  Komputer A dan B menggunakan OS windows 7 ultimate
-  Baik pada windows 7, XP, Vista, dan windows server 2003 cara untuk menyetting dan  menggunakan remote desktop adalah sama saja, yang berbeda adalah versi dari remote desktop dari masing-masing OS.












sumber:muhammadibnu18

Read More
Fungsi Active Directory pada Windows 2003 Server

Fungsi Active Directory pada Windows 2003 Server


Active Directory (AD) adalah layanan direktori yang terdapat pada Windows Server. Fungsi layanan Active Directory adalah mengorganisir, menyimpan dan mengatur/manajemen data direktori. Struktur layanan Active Directory mengikuti format protokol ISO X.500, yaitu struktur hirarki yang bisa dilihat di gambar berikut ini :
Active Directory memiliki sebuah basis data untuk menyimpan segala hal yang berkaitan dengan jaringan komputernya, seperti komputer mana saja yang tergabung dengan domainnya, daftar akun pengguna serta group masing-masing, folder sharing dan lain sebagainya. Untuk manajemen data, layanan Active Directory mengimplementasikan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) yang merupakan penerus Directory Access Protocol (DAP) dari X.500. LDAP biasanya menggunakan port TCP 389 sebagai koneksi transportasi utamanya. Sebagai penunjuk lokasi layanan, Active Directory menggunakan Domain Name Service (DNS).

Sebelum ada layanan Active Directory, Windows (pada waktu itu Windows NT 4.0) menggunakan NetBIOS (Network Basic Input-Output System) untuk merepresentasikan domain. Domain-domain yang menggunakan NetBIOS ini memiliki satu basis data pengatur user/group/policy yang disebut Security Accounts Manager (SAM). SAM terletak di dalam server utama yang disebut Primary Domain Controller (PDC). Nama dbatasi 15 karakter, sementara karakter ke-16 merupakan NetBIOS suffix yang berguna untuk mengidentifikasi layanan yang terinstalasi pada sistem tersebut.

Untuk menambah reliabilitas, Microsoft menambahkan server “bantuan” ke dalam sistem NetBIOS, yang disebut Backup Domain Controller (BDC). BDC menyimpan versi read-only dari basis data SAM PDC. Pengguna mengakses BDC ketika log on ke suatu domain tapi perubahan basis data SAM hanya bisa dilakukan di PDC. Hubungan PDC-BDC adalah master-slave. Jika PDC mengalami kegagalan sistem, maka salah satu BDC bisa direkomendasikan menjadi PDC pengganti serta policy akan diubah menjadi write-enable.

Sementara pada Active Directory, sistem PDC-BDC tidak lagi digunakan. Seluruh domain controller dianggap sama (walaupun terdapat beberapa sistem yang dianggap “sedikit lebih tinggi”). Sebuah prosedur yang disebut multi-master replication akan memastikan bahwa jika terjadi perubahan pada salah satu domain controller, perubahan tersebut akan direplikasi ke domain controller lainnya. Jadi hubungan master-slave digantikan oleh peer to peer antar domain controller.

Bagaimana jika kita memiliki sebuah server Windows NT 4.0 dan ingin menghubungkannya ke dalam domain Windows Server 2003? Untunglah, Windows Server 2003 memperbolehkan domainnya bekerja dalam mixed-mode. Mode ini memperbolehkan BDC (bukan PDC!) Windows NT 4.0 untuk berpartisipasi dalam domain Windows Server 2003. Metodenya adalah, dengan meng-upgrade BDC tersebut ke Windows Server 2003. Sayangnya, proses ini bisa menghancurkan sistem yang sudah terinstalasi di BDC.

sumber:muhammadibnu18
Read More

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pages